Langsung ke konten utama

MANFAAT BUAH POMEGRANATE






Buah pomegranate atau buah delima, adalah salah satu jenis buah yang perlu kita konsumsi bila ingin terhindar dari berbagai penyakit. Soalnya, buah ini memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi dan diklaim menjadi salah satu buah pencegah penyakit kanker.



Mengatasi Kanker Payudara
Sebuah studi di Israel menunjukkan bahwa buah pome yang dijadikan minuman jus, bisa membasmi sel kanker payudara dan membiarkan sel baik tetap terjaga. Selain untuk pengobatan, juga bisa menjadi minuman untuk mencegah penyakit tersebut.
Mencegah Kanker Paru-Paru
Sebuah uji coba pada tikus menunjukkan bahwa buah pome mampu melawan pembentukan sel kanker pada paru-paru. Bila Anda ingin pernafasan yang lebih sehat dan terjaga, konsumsilah minuman ini.
Melindungi Sel Otak
Buah pome merupakan salah satu buah yang berfungsi melindungi sel-sel baru di otak. Selain itu juga bagus bagi pengobatan pada mereka yang mengalami cedera kepala.
Melindungi Arteri
Ada banyak penyakit yang mengincar arteri, padahal bila ini terjadi, bisa menyebabkan kita rawan terkena alzheimer. Konsumsi buah pome bisa menjauhkan Anda dari resiko tersebut.
Menurunkan Kolesterol
Buah pome yang kaya vitamin, mampu meluruhkan kolesterol jahat di dalam tubuh. Dengan demikian, membantu Anda terhindar dari penyakit jantung, kegemukan dan stroke.
Merawat Tulang dan Persendian
Beberapa studi mengindikasikan bahwa nutrisi dalam buah pome memiliki kaitan dengan kesehatan tulang dan persendian. Meski mungkin tidak signifikan, namun konsumsi buah pome bisa membantu melindungi tulang dan persendian Anda.

itu beberapa info dari buah pomegranate semoga bermanfaat makasih :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelebihan dan Kekurangan Bank Syariah

Kelebihan dan Kekurangan Bank Konvensional dan Bank Syariah 1.       Kelebihan dan Kekurangan Bank Konvensional 1)       Kelebihan Bank Konvensional a.        Nasabah terbiasa dengan metode bunga dibandingkan metode bagi hasil Benar atau tidaknya kembali pada Anda, tapi begitulah kenyataannya. Tidak beragama Islam atau agama yang lain, masyarakat Indonesia lebih mengenal dan terbiasa system bunga dari pada system bagi hasil, walaupun dalam Islam sungguh diharamkan system bunga itu sendiri. Dari keterangan tersebut Nasabah lebih memilih metode bunga yang telah dikenal rakyat kita ini. b.       Bank konvensional lebih beragam Alasan kedua dari  kelebihan dan kekurangan bank konvensional  ini yaitu tentang bank konvensional lebih beragam. Kenapa kami bisa bilang begitu? Karena benar adanya bahwa di bank konvensional yang mana menerapkan system bunga ini lebih krea...

PRINSIP, ATURAN DAN TANGGUNG JAWAB ETIKA PROFESI

A.      Prinsip-prinsip Etika Profesi Akuntansi menurut AICPA, IAI, IFAC Kode Etik AICPA terdiri atas dua bagian; bagian pertama berisi prinsip-prinsip Etika dan pada bagian kedua berisi Aturan Etika (rules): 1.       Tanggung Jawab Dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang professional anggota harus menjalankan pertimbangan moral dan profesional secara sensitif. 2.       Kepentingan Publik Anggota harus menerima kewajiban mereka untuk bertindak sedemikian rupa demi melayani kepentingan publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme. 3.       Integritas Untuk memelihara dan memperluas keyakinan publik, anggota harus melaksanakan semua tanggung jawab profesinal dengan ras integritas tertinggi. 4.       Objektivitas dan Independensi Seorang anggota harus memelihara objektivitas dan bebas dari konflik...

Subject – Verb Agreement

Penyesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak). Subjek dapat berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak). The subject and verb must agree in number: both must be singular, or both must be plural. Problems occur in the present tense because one must add an  -s  or  -es  at the end of the verb when the subjects or the entity performing the action is a singular third person:  he ,  she ,  it , or words for which these pronouns could substitute Subjek dan kata kerja harus setuju jumlahnya: keduanya harus tunggal, atau keduanya harus jamak. Masalah terjadi dalam waktu sekarang karena salah satu harus menambahkan -s...